PALOPO–Puluhan taruna dan taruni baru Politeknik Palopo angkatan 2026/2027 selesai mengikuti Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) selama dua minggu terhitung mulai tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2026. Kegiatan Madatukar dipusatkan di Kampus II Politeknik Palopo di Desa Tana Rigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Penutupan Madatukar ditandai pemasangan baret oleh Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Abubakar Malinta. Dan malam harinya, para taruna dan taruni sebelum memasuki dunia kampus, mereka mengikuti malam renungan.

Suasana berlangsung haru usai upacara penutupan Madatukar, saat para orang tua taruna dan taruni menyerahkan buket kepada putera-puterinya yang akan mengikuti pendidikan calon pelaut di Politeknik Palopo.

Dari puluhan orang tua taruna dan taruni yang hadir menyemangati anak-anaknya, salah satu orang tua taruna jadi pusat perhatian. Dia tidak memberikan buket berupa bunga kepada puteranya yang kini jadi taruna Politeknik Palopo, tetapi buket dari sayur-sayuran berupa kangkung.


Direktur Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Abubakar Malinta memasangkan baret kepada perwakilan taruna saat penutupan Madatukar di
di Kampus II Politeknik Palopo di Desa Tana Rigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Sang anak sangat terharu karena ibunya memberikan seikat kangkung dari lapak jualannya di pasar. Orang tua taruna ini mengaku bangga karena bisa membiayai pendidikan anaknya dari hasil berjualan sayur kangkung di pasar.

Direktur Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Abubakar Malinta mengatakan, puluhan taruna dan taruni Politeknik Palopo usai mengikuti Madatukar akan mengikuti pendidikan calon pelaut angkatan ke-8 di Politeknik Palopo. Mereka berasal dari dua program studi, yakni Nautika dan Teknika.

Dikatakan Kemal Eden Malinta, selama mengikuti kegiatan Madatukar, para taruna dan taruni mendapatkan pembinaan yang berfokus pada kedisiplinan, integritas, karakter, serta sikap profesional sebagai calon perwira maritim. “Pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para taruna dan taruni untuk beradaptasi dengan kehidupan dan sistem pendidikan di lingkungan Politeknik Palopo,” katanya.

Di hadapan para taruna dan taruni, Kemal Eden Malinta mengatakan, di awal semester mengikuti pendidikan, para taruna dan taruni akan dibekali keterampilan Bahasa Inggris, sehingga dalam kegiatan di kampus para taruna dan taruni diwajibkan berbahasa Inggris. Sebab, mereka diarahkan akan bekerja di perusahaan pelayaran Internasional, sehingga wajib fasih berbahasa Inggris.

Kemal Eden Malinta mengaku berbangga karena jumlah mahasiswa Politeknik Palopo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Politeknik Palopo.

Untuk diketahui, saat ini, Politeknik Palopo telah memiliki empat program studi, yakni Teknika, Nautika, Akuntansi Pajak, dan Perhotelan. Selain program pendidikan di dalam negeri, Politeknik Palopo juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di tingkat internasional. Khususnya pada Program Studi Perhotelan, mahasiswa telah dikirim untuk mengikuti program magang internasional di Thailand dan Malaysia. (nada)