PALOPO–SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, kembali mewisudanya lulusannya, Sabtu lalu, 5 September 2026.
Sebanyak 60 lulusan mengikuti wisuda dan dilantik sebagai perwira pelayaran niaga dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Rasdiana Center (BRC) Palopo.
Puluhan lulusan SMK pelayaran pertama di Luwu Raya ini merupakan peserta Diklat Pelaut Tingkat IV Pembentukan Angkatan XXII Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah ini terdiri atas 30 lulusan Program Nautika Kapal Niaga, dan 30 lulusan Program Teknika Kapal Niaga.
Pelantikan para perwira pelayaran niaga lepasan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo dipimpin langsung oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan RI yang bertindak selaku inspektur upacara.
Turut hadir dalam prosesi pelantikan, Pembina Yayasan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Palopo, Rustam Lalong, SE, dan Ketua Yayasan, Dra Hj. Masniah Rustam Lalong. Sementara Walikota Palopo, Hj Naili Trisal diwakili Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Taufik Gurrahman.

Pelantikan para perwira pelayaran niaga lepasan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo dipimpin langsung oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan RI yang bertindak selaku inspektur upacara.
Hadir juga Ketua DPRD Kota Palopo, H. Darwis, unsur Forkopimda, perwakilan Politeknik Pelayaran Barombong, Kepala BNN Kota Palopo, para pimpinan perguruan tinggi di Palopo, serta orang tua dan wali dari para lulusan.
Kepala SMK Pelayaran Samudera Nusantara Palopo, Muh Yusri, menyampaikan, para lulusan yang dilantik menbjadi perwira pelayaran niaga tidak hanya memperoleh ijasah formal kejuruan selepas mengikuti pendidikan. “Seluruh lulusan juga dibekali dengan sertifikasi keahlian pelaut yang memenuhi standar maritim internasional STCW 1978 Amandemen 2010,” ungkap Muh Yusir.
Sertifikat standar maritim internasional STCW 1978 Amandemen 2010 tersebut, seperti sertifikat keahlian pelaut ANT-IV (Nautika), ATT-IV (Teknika), sertifikat keterampilan pelaut basic safety training seperti BST, AFF MFA, dan SAT.

“Perwira pelayaran niaga lulusan SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama Palopo selepas pendidikan, dengan bekal ilmu dan berbagai sertifikat bersandar maritim internasional STCW 1978 Amandemen 2010, siap bekerja di dunia pelayaran,” kata Muh. Yusri.
Pertama di Palopo, Eltris Gim Buka Khusus Perempuan…, Tidak Berbaur dengan Member Laki-Laki
Sementara itu, Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkot Palopo, Taufik Gurrahman menyampaikan apresiasi tinggi kepada 60 perwira remaja yang telah sukses menyelesaikan pendidikan maritim sekaligus menjalani tahapan pelantikan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi jajaran SMK Pelayaran Samudera Nusantara Utama beserta Yayasan Banua Nusantara Palopo yang terus konsisten mencetak sumber daya manusia tangguh di bidang kemaritiman. Penguatan kompetensi lulusan ini tentunya perlu diikuti dengan perluasan jaringan kemitraan bersama industri pelayaran agar peluang penyerapan tenaga kerja semakin terbuka lebar,” tegas Taufik.

Sebanyak 60 lulusan mengikuti wisuda dan dilantik sebagai perwira pelayaran niaga dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Rasdiana Center (BRC) Palopo.
Para perwira remaja tersebut juga diingatkan untuk selalu mempertahankan kedisiplinan dan integritas ketika kelak memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
“Jauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan doping. Jaga nama baik almamater di mana pun kalian berlayar dan bertugas. Dan yang paling utama, jangan pernah lupakan bakti kepada orang tua yang telah mendoakan hingga kalian bisa menyelesaikan pendidikan ini,” pesannya. (ikhlas)

